Hasil Survey Dewan Pers, Kaltim Pertahankan Peringkat ke-III IKP
Silaturami dengan Wakil
Ketua Dewan Pers Hendry Ch. Bangun
di Ruang kerja Gubernur Kaltim, Selasa (26/10/2021)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Gubernur Kaltim H Isran Noor mengatakan media baik cetak
maupun elektronik adalah mitra pemerintah yang bertugas menyampaikan berbagai
informasi ataupun menyosialisasikan program-program pembangunan yang dilaksanakan Pemprov Kaltim.
"Media
adalah mitra pemerintah. Kita
bersyukur program-program yang
dilaksanakan berjalan dengan baik. Media juga banyak membantu memberikan
informasi kepada masyarakat, sehingga
lebih mengerti bahwa pembangunan yang dilakukan selalu diupayakan
untuk menyentuh kepentingan masyarakat," kata Isran Noor saat
bersilaturami dengan Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch. Bangun di Ruang kerja Gubernur Kaltim, Selasa
(26/10/2021), dan turut hadir Kadis Kominfo Kaltim, Kepala Biro Adpim Setdaprov Kaltim, Ketua Komisi Informasi Kaltim, Ketua PWI Kaltim, ketua SMSI Kaltim.
Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch. Bangun menjelaskan hasil survey Indeks Kemerdekaan
Pers (IKP) yang telah dilakukan oleh Dewan Pers. Provinsi Kaltim menduduki peringkat ke-III
Nasional, yaitu Kepulauan Riau, Jawa
Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah Kalimantan Selatan, serta Sumatera Barat.
Menurut Hendry, Ini merupakan capaian yang
sama dengan tahun lalu Kaltim peringkat ke-III, oleh karena itu kami mengundang
Gubernur Kaltim H Isran Noor untuk menerima trofi anugrah dewan pers di Jakarta
pada tanggal 9 Desember 2021.
“Kedatangan kami ke
Kaltim, selain bersilaturahmi dengan gubernur Kaltim H Isran Noor, juga
menyampaikan hasil survey indek kemerdekan pers nasional, dengan maksud supaya
pada tahun mendatang ada peningkat hasil survey, jadi kalau ke-III, diharapkan
tahun depan bisa naik peringkat,”tandasnya, usai audiensi dengan Gubernur
Kaltim H Isran Noor, di Ruang kerja Gubernur Kaltim, Selasa (26/10/2021).
Hendry menambahkan, secara umum hasi survey
indek kemerdekaan pers Provinsi Kaltim termasuk baik, diatas rata-rata
nasiosnal yaitu 82,27 dan ini sangat
baik, dan capain ini sangat
mengembirakan, meskipun demikian masih perlu
ada perbaikan-perbaikan.
“Dimasa pandemi Covid-19 saat ini, tentu berdampak terhadap perekonomian,
sehingga banyak perusahaan pers kehilangan pendaatan, dan berdampak pada
kesejahteraan wartawan, dan ini tidak saja terjadi di Kaltim, akan tetapi juga
disemua provinsi di tanah air.
“Oleh karena itu, kami harapkan perusahaan
pers tidak mengorbankan kesejahteraan wartawannya, oleh karena itu, kami akan
melaksanakan sosialisasi dengan mengundang pemangku kepentingan pers di Kaltim,
kemudian dilakukan diskusi bagaimana bisa mempertahnkan apa yang sudah dicapai,
kalau perlu ditingkatkan,”pesan Hendry Ch. Bangun.(mar)